, ,

Sejarah Kemerdekaan: 2 Orang Pertama yang Mengibarkan Sang Saka Merah Putih pada 17 Agustus 1945

by -3739 Views
cek disini

News Sibu – Setiap peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia, pengibaran Sang Saka Merah Putih selalu menjadi momen sakral. Namun, tidak semua orang tahu bahwa pada tanggal 17 Agustus 1945, bendera pusaka itu pertama kali dikibarkan oleh dua orang pemuda pejuang, yakni Latif Hendraningrat dan Suhud Sastro Kusumo.

Beginilah Detik-detik Bersejarah Pengibaran Sang Saka Merah Putih Saat  Proklamasi Kemerdekaan - Tribunjogja.com
Sejarah Kemerdekaan: 2 Orang Pertama yang Mengibarkan Sang Saka Merah Putih pada 17 Agustus 1945

Dua Pengibar Pertama Sang Saka Merah Putih

Pengibaran bendera Merah Putih pada proklamasi kemerdekaan berlangsung sederhana di halaman rumah Ir. Soekarno, Jalan Pegangsaan Timur No. 56, Jakarta. Dalam peristiwa bersejarah itu, Latif Hendraningrat, seorang tentara PETA, bersama rekannya Suhud Sastro Kusumo, mendapat kehormatan untuk mengibarkan bendera pertama Republik Indonesia.

Baca Juga : Babinsa Koramil 01/Menjalin Jadi Juri Gerak Jalan Indah Sambut HUT RI ke 80 Tahun 2025

Latif bertugas menarik tali bendera, sementara Suhud membantu mempersiapkan pengibaran. Mereka berdua melaksanakan tugas tersebut di hadapan tokoh-tokoh bangsa, termasuk Soekarno dan Mohammad Hatta, yang baru saja membacakan teks proklamasi.

Mengapa Mereka yang Dipilih?

Menurut catatan sejarah, pemilihan Latif dan Suhud bukanlah keputusan formal seperti pada upacara bendera saat ini. Saat itu suasana serba mendadak dan penuh keterbatasan. Latif yang merupakan anggota PETA dianggap memiliki pengalaman baris-berbaris dan disiplin militer, sedangkan Suhud adalah pemuda yang aktif membantu persiapan proklamasi di kediaman Soekarno.

Keduanya dengan penuh semangat dan keberanian melaksanakan tugas, meski upacara proklamasi digelar dengan sederhana tanpa persiapan protokoler yang panjang.

Bendera Jahitan Fatmawati

Bendera Merah Putih yang mereka kibarkan adalah hasil jahitan tangan Fatmawati Soekarno. Istri Presiden pertama RI. Bendera ini kemudian dikenal sebagai Bendera Pusaka, yang menjadi saksi lahirnya Indonesia sebagai negara merdeka.

Hingga kini, Bendera Pusaka disimpan dengan baik di Museum Nasional untuk menjaga nilai sejarahnya, sementara replikanya digunakan dalam upacara 17 Agustus di Istana Merdeka.

Warisan Sejarah untuk Generasi Bangsa

Nama Latif Hendraningrat dan Suhud Sastro Kusumo mungkin tidak sepopuler tokoh proklamator, namun jasa mereka dalam momen sakral kemerdekaan Indonesia patut dikenang. Tanpa pengibaran Sang Saka Merah Putih pada 17 Agustus 1945, proklamasi tidak akan sempurna sebagai simbol berdirinya sebuah bangsa.

Penutup

Kini, 80 tahun setelah kemerdekaan, generasi muda diingatkan kembali akan jasa kedua tokoh ini. Setiap kali Sang Saka Merah Putih berkibar, kita tidak hanya mengenang proklamasi, tetapi juga menghormati pengorbanan Latif Hendraningrat dan Suhud Sastro Kusumo, dua sosok pengibar pertama bendera Merah Putih pada hari bersejarah bangsa Indonesia.

tokopedia

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No More Posts Available.

No more pages to load.