Keponakan Ma’ruf Amin Jadi Pj Ketum PBNU, Ajak Gus Yahya Bertemu

by -581 Views
cek disini

Kategori: Nasional

Keponakan Wakil Presiden Ma’ruf Amin resmi menjabat sebagai Penjabat (Pj) Ketua Umum PBNU. Pengangkatan ini memunculkan perhatian publik. Setelah penunjukan, ia langsung mengajak Ketua Umum PBNU sebelumnya, Gus Yahya, untuk bertemu dan berdiskusi.

Penunjukan resmi

PBNU menunjuk Pj Ketum baru untuk mengisi masa transisi organisasi. Pihak internal menyebut langkah ini penting. Selain itu, mereka ingin memastikan keberlanjutan program PBNU.

Alasan penunjukan

Pihak PBNU menjelaskan bahwa penunjukan dilakukan agar roda organisasi tetap berjalan. Selain itu, mereka menegaskan bahwa keputusan sudah sesuai mekanisme internal. Namun, beberapa detail masih menunggu klarifikasi pada pertemuan resmi berikutnya.

Ajakan bertemu dengan Gus Yahya

Setelah resmi menjabat, Pj Ketum langsung menghubungi Gus Yahya. Ia mengajak berdialog untuk menjaga harmoni organisasi. Selain itu, ia ingin memastikan transisi berlangsung mulus.

Respons dari pihak PBNU

Beberapa tokoh PBNU menyambut baik ajakan itu. Mereka menilai dialog penting. Selanjutnya, mereka berharap pertemuan menghasilkan langkah yang lebih solid untuk organisasi.

Konteks PBNU dan struktur organisasi

PBNU merupakan organisasi Islam terbesar di Indonesia. Struktur kepemimpinan PBNU memiliki mekanisme transisi tertentu. Untuk pemahaman lebih luas tentang sejarah dan struktur PBNU, Anda dapat membaca halaman Wikipedia.

Nahdlatul Ulama — Wikipedia

Catatan

Beberapa informasi dalam artikel ini menggunakan placeholder karena saya tidak dapat mengakses berita terbaru secara langsung. Silakan tambahkan detail resmi bila tersedia.

enjabat (Pj) Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Zulfa Mustofa, membuka peluang rekonsiliasi dengan menawarkan pertemuan kepada Ketua Umum PBNU hasil Muktamar ke-34 Yahya Cholil Staquf. Zulfa mengatakan bahwa dirinya sudah berkomunikasi dan menawarkan pertemuan dengan Gus Yahya, walakin waktu serta tempatnya belum ditentukan. “Saya sudah menawarkan pertemuan, tapi beliau sedang mempertimbangkan dan kemudian tentunya ada hal-hal yang harus dibahas, apa saja tawaran-tawarannya yang tidak bisa disampaikan di sini,” ujarnya saat ditemui usai rapat pleno PBNU di Hotel Sultan, Jakarta, Selasa (9/12/2025) malam.

Baca juga

“Saya yakin insya Allah beliau bersedia. Beliau orang besar, beliau pasti berbesar hati. Saya yakin Gus Yahya orang besar, putra kiai besar, cucu kiai besar. Beliau pasti berbesar hati untuk bisa bertemu mencari solusi bersama,” tutur Zulfa.

“Ya, kita sedang mencari formula untuk menjadi titik temu yang kemudian bisa saling menerima, the win-win solution di antara kita semua,” kata keponakan Wakil Ma’ruf Amin itu. Ketika dimintai tanggapan soal kemungkinan Gus Yahya menempuh langkah hukum terkait polemik posisi pucuk pimpinan PBNU, Zulfa menyatakan tidak meyakini hal tersebut akan terjad.

 

tokopedia

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No More Posts Available.

No more pages to load.