NEWS SIBU – Pemerintah Kota (Pemkot) Singkawang memulai program penataan ulang kawasan Gang Cisadane pada September 2025. Kawasan yang selama ini dikenal sebagai salah satu pusat aktivitas masyarakat dan UMKM itu akan ditata lebih rapi, bersih, dan nyaman, sejalan dengan visi menjadikan Singkawang sebagai kota wisata unggulan di Kalimantan Barat.

Penataan untuk Kebersihan dan Keteraturan
Baca Juga : 2.242 Paket Sembako Disiapkan, Warga Antusias Serbu Operasi Pasar
Wali Kota Singkawang menyampaikan bahwa penataan ulang Gang Cisadane dilakukan untuk mengatasi masalah ketertiban, kesemrawutan bangunan, serta keterbatasan ruang publik. Pemkot berkomitmen menghadirkan lingkungan yang lebih ramah bagi pejalan kaki dan mendukung aktivitas usaha kecil.
“Gang Cisadane adalah ikon aktivitas warga, sehingga perlu ditata ulang agar lebih tertib, bersih, dan bisa menarik wisatawan. Kami ingin kawasan ini menjadi ruang publik yang nyaman,” ujarnya.
Langkah awal penataan meliputi perbaikan drainase, pelebaran jalur pedestrian, serta penataan kios dan lapak pedagang agar lebih rapi dan terorganisir.
Dorong Aktivitas Ekonomi dan UMKM
Selain untuk kenyamanan warga, penataan ini diharapkan mendorong pertumbuhan ekonomi lokal. Pedagang kecil dan UMKM di sekitar Gang Cisadane akan mendapatkan fasilitas lebih baik, mulai dari area jualan yang tertata hingga akses sanitasi dan kebersihan yang memadai.
Pemkot juga menyiapkan program pendampingan bagi pelaku usaha agar mampu meningkatkan kualitas produk dan layanan, sehingga dapat mendukung citra Singkawang sebagai kota wisata kuliner dan belanja.
Kawasan Wisata Ramah Pengunjung
Gang Cisadane kerap menjadi destinasi alternatif bagi wisatawan yang berkunjung ke Singkawang, terutama saat perayaan Cap Go Meh atau festival budaya lokal. Dengan wajah baru, kawasan ini diharapkan bisa menjadi salah satu spot wisata urban yang nyaman untuk dikunjungi.
“Dengan penataan ulang, wisatawan akan mendapatkan pengalaman yang lebih baik, sekaligus memberi dampak positif bagi perekonomian masyarakat sekitar,” kata Kepala Dinas Pariwisata Singkawang.
Partisipasi Warga dalam Penataan
Pemkot menekankan pentingnya keterlibatan warga dalam menjaga hasil penataan. Sosialisasi dilakukan agar masyarakat memahami manfaat program ini, sekaligus mendorong rasa memiliki terhadap kawasan yang sudah ditata.
Beberapa warga menyambut baik langkah Pemkot. “Kalau ditata lebih rapi dan bersih, pasti akan banyak orang datang. Ini bisa jadi peluang bagus buat pedagang kecil seperti kami,” ujar salah satu pedagang Gang Cisadane.
Kesimpulan
Program penataan ulang kawasan Gang Cisadane Singkawang 2025 menjadi langkah strategis untuk menciptakan lingkungan yang lebih tertib, bersih, dan ramah wisatawan. Dengan dukungan warga dan pelaku usaha. Kawasan ini diharapkan tidak hanya menjadi pusat aktivitas masyarakat, tetapi juga destinasi wisata perkotaan yang memperkuat citra Singkawang sebagai kota pariwisata unggulan di Kalimantan Barat.












