, ,

“Patriotisme Tak Luntur, Pekerja Sawit Indonesia di Sarawak Peringati Hari Pahlawan”

by -1952 Views
cek disini

News Sibu – Suasana haru menyelimuti peringatan Hari Pahlawan 10 November di sebuah ladang sawit di wilayah Miri, Sarawak. Puluhan Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang sehari-hari bekerja di perkebunan sawit, memperingati hari bersejarah itu dengan cara sederhana namun penuh makna — menyanyikan lagu-lagu perjuangan sambil menahan rindu pada tanah air.

RRI.co.id - KJRI Kuching Peringati Hari Pahlawan Bersama Pekerja Migran
“Patriotisme Tak Luntur, Pekerja Sawit Indonesia di Sarawak Peringati Hari Pahlawan”

Kegiatan tersebut diprakarsai oleh Komunitas Pekerja Indonesia di Sarawak (KOPIS) yang berinisiatif menggelar upacara kecil dan doa bersama di barak pekerja. Dengan mengenakan pakaian kerja berlumpur dan keringat, para PMI berdiri tegap saat lagu “Indonesia Raya” dikumandangkan melalui pengeras suara sederhana.

Baca Juga : KJRI Kuching Peringati Hari Pahlawan Bersama Pekerja Migran

“Setiap tanggal 10 November, kami ingin mengenang jasa pahlawan meski jauh dari Indonesia. Ini bentuk cinta kami pada tanah air,” ujar Samsul Bahri, salah satu koordinator kegiatan, dengan mata berkaca-kaca.

Peringatan di Tengah Kesederhanaan

Di tengah perkebunan yang sunyi, para pekerja menghiasi tenda darurat dengan bendera merah putih kecil. Setelah upacara, mereka melanjutkan kegiatan dengan menyanyikan lagu “Gugur Bunga” dan “Tanah Airku” secara bersama-sama. Suasana berubah hening ketika beberapa PMI tak kuasa menahan air mata.

“Bekerja di negeri orang tidak mudah. Tapi kami ingin tetap menjaga semangat perjuangan seperti yang ditunjukkan para pahlawan dulu,” ucap Nuraini, PMI asal Lombok Timur yang telah enam tahun bekerja di Sarawak.

Meski sederhana, kegiatan itu mendapat perhatian dari pihak Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Kuching. Melalui pesan singkat, perwakilan KJRI menyampaikan apresiasi kepada para pekerja yang tetap menjaga nasionalisme di perantauan.

“Kami bangga, meskipun jauh dari tanah air, para pekerja tetap memiliki semangat patriotisme dan kebanggaan sebagai warga Indonesia,” ujar perwakilan KJRI.

Makna Patriotisme di Perantauan

Selain mengenang jasa pahlawan, kegiatan ini juga menjadi sarana mempererat solidaritas antarpekerja. Beberapa PMI bahkan mengirimkan video kegiatan tersebut ke keluarga di kampung halaman.

“Kami ingin keluarga tahu bahwa di sini pun kami tetap mencintai Indonesia,” kata Imran, pekerja asal Bone, Sulawesi Selatan.

Bagi para PMI, peringatan Hari Pahlawan bukan sekadar mengenang masa lalu, melainkan pengingat untuk tetap tegar menghadapi tantangan hidup di tanah rantau. Di tengah aroma sawit dan suara jangkrik malam, semangat cinta tanah air tetap bergema—dari ladang Sarawak untuk Indonesia.

tokopedia

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No More Posts Available.

No more pages to load.