NEWS SIBU – Perayaan Maulidur Rasul bukan sekadar tradisi tahunan, melainkan sebuah platform penting untuk memperkuat identitas umat Muslim, menurut pernyataan Datuk Dr Abdul Rahman Junaidi, Deputi Menteri di Departemen Premier Sarawak (Koordinator Proyek Regional Development Agencies, Dewan Kota Kuching Utara dan Urusan Islam).

Meneladani Prinsip Nabi dan Memperkuat Peran Umat Muslim
Dalam sambutannya saat Majelis dan Parade Maulidur Rasul tingkat negara bagian di Padang Merdeka, Dr Abdul Rahman menegaskan bahwa momentum ini memberi kesempatan bagi umat Muslim untuk meneladan karakter mulia dan kepemimpinan bijaksana Nabi Muhammad SAW. Selain itu, ia mengimbau umat untuk merenungkan kontribusi mereka terhadap agama, masyarakat, dan negara.
“Kita harus terus berkontribusi dengan energi, gagasan, dan semangat demi membangun Sarawak yang maju dan sejahtera, sambil memperkuat peran umat Muslim yang berpengetahuan, bermoral, dan bersatu,” tegasnya.
Antusiasme Luar Biasa dari Masyarakat
Perayaan tahun ini dihadiri oleh sekitar 9.600 peserta dari 209 kontingen, mencakup beragam lembaga seperti instansi pemerintah, organisasi masyarakat, institusi pendidikan, serta kelompok keagamaan. Angka ini mencerminkan semangat dan kecintaan masyarakat dalam memperingati datangnya Nabi Muhammad SAW.
Meneguhkan Peran Majelis Islam Sarawak (MIS)
Sebagai penyelenggara utama acara ini, Majelis Islam Sarawak (MIS) terus meneguhkan perannya dalam mengelola urusan Islam di negara bagian. Sejak berdirinya pada tahun 1955, MIS memiliki rekam jejak panjang dalam kemajuan administrasi Islam berbasis syariah. Tahun ini, perayaan Maulidur Rasul juga menjadi bagian dari rangkaian memperingati ulang tahun ke-70 MIS.
Dr Abdul Rahman menyeru agar MIS terus meningkatkan kontribusinya demi mewujudkan pemerintahan Islami yang progresif, terpercaya, dan berlandaskan syariah.
Sinergi Kelembagaan dalam Membangun Identitas Muslim Berkualitas
Keberhasilan penyelenggaraan acara berjalan lancar juga tak lepas dari dukungan kolektif Pemerintah Sarawak. Termasuk pejabat tinggi seperti Yang di-Pertua Negeri Tun Dr Wan Junaidi Tuanku Jaafar dan. Premier Datuk Patinggi Tan Sri Abang Johari Tun Openg, serta berbagai lembaga pemerintahan dan komunitas luas.
Timbal Balik Nilai Kebangsaan dan Spiritual
Lebih dari sekadar perayaan seremonial. Maulidur Rasul di Sarawak menjadi ruang dialog batin dan afirmasi kolektif bahwa jati diri. Muslim adalah fondasi penting dalam membangun masyarakat yang berkarakter kuat. Perayaan ini juga mendukung sinergi antara pembangunan duniawi dan nilai spiritual, sejalan dengan aspirasi untuk mewujudkan ummah yang maju, makmur, dan berdaya saing.









