,

MATTA Fair 2025 dan Festival Budaya Borneo Angkat Pariwisata Sibu Malaysia ke Level Dunia

by -2319 Views
cek disini

News Sibu – Kota Sibu di Sarawak tengah menapaki babak baru dalam sektor pariwisata. Melalui penyelenggaraan MATTA Fair 2025 dan Festival Budaya Borneo, kota ini kembali menegaskan posisinya sebagai destinasi unggulan yang menggabungkan pesona budaya, keindahan alam, dan potensi ekonomi kreatif.

MATTA Fair Penang 2025 akan berlangsung di Setia Spice Arena: Apa yang  perlu Anda ketahui? Travel And Tour World
MATTA Fair 2025 dan Festival Budaya Borneo Angkat Pariwisata Sibu Malaysia ke Level Dunia

Malaysia Association of Tour and Travel Agents (MATTA) kembali menggelar MATTA Fair 2025 di Sibu. Ajang ini menghadirkan ratusan pelaku industri pariwisata, mulai dari agen perjalanan, maskapai penerbangan, hotel, hingga penyedia paket wisata.

Dalam pameran tersebut, destinasi-destinasi unggulan Sarawak seperti Sungai Rajang, Taman Nasional Bako, dan Kampung Budaya Sarawak diperkenalkan dengan konsep yang lebih modern dan digital.

Ketua Panitia MATTA Fair 2025, menyebutkan bahwa Sibu dipilih karena potensinya sebagai “jantung” budaya dan perdagangan Sarawak. “Kami ingin menempatkan Sibu di peta wisata dunia. Dengan dukungan pemerintah daerah dan komunitas lokal, pariwisata Sibu diyakini akan tumbuh pesat,” ujarnya.

Baca Juga : Pilihan Perjalanan Musim Dingin Baru dari Backroads: Cahaya Utara dan Liburan Hangat di Eropa

Festival Budaya Borneo: Merayakan Keberagaman

Selain pameran pariwisata, Festival Budaya Borneo 2025 juga menjadi sorotan utama. Festival ini menampilkan tarian tradisional, musik etnik, kuliner khas, hingga kerajinan tangan dari berbagai suku di Kalimantan dan Borneo.

Ribuan pengunjung, baik lokal maupun mancanegara, memadati lokasi festival untuk menyaksikan parade budaya dan pertunjukan seni yang autentik. Acara ini tidak hanya memperkenalkan kekayaan budaya Borneo, tetapi juga mendorong generasi muda untuk melestarikan tradisi leluhur.

Wali Kota Sibu dalam sambutannya menegaskan bahwa festival budaya adalah identitas yang memperkuat karakter kota. “Sibu adalah rumah bagi keberagaman. Festival Budaya Borneo adalah jendela yang memperlihatkan betapa kayanya warisan budaya kita, sekaligus menjadi daya tarik wisata berkelanjutan,” katanya.

Dampak Ekonomi dan Harapan Baru

Kebangkitan pariwisata Sibu melalui dua agenda besar ini berdampak signifikan pada perekonomian lokal. Hotel, restoran, dan pelaku UMKM merasakan lonjakan pengunjung. Produk lokal seperti kain tenun, manik-manik Dayak, serta kuliner khas seperti kompiang dan mee kampua semakin diminati wisatawan.

Pemerintah daerah menargetkan jumlah kunjungan wisatawan ke Sibu meningkat hingga 20 persen pada akhir tahun 2025. Dengan dukungan infrastruktur dan promosi digital, Sibu diharapkan mampu bersaing dengan destinasi besar lain di Asia Tenggara.

Penutup

Melalui MATTA Fair 2025 dan Festival Budaya Borneo, Sibu berhasil menunjukkan bahwa pariwisata bukan sekadar hiburan, melainkan instrumen penting dalam memperkuat identitas budaya sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Kebangkitan pariwisata di Sibu menjadi momentum berharga untuk melangkah menuju masa depan yang lebih gemilang, di mana budaya dan modernitas berjalan beriringan dalam memikat hati wisatawan dunia.

tokopedia

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No More Posts Available.

No more pages to load.