, ,

Mahasiswa KKN UNG Ciptakan Empat Aplikasi Kebencanaan untuk Wujudkan Desa Sibu Tangguh Bencana

by -1666 Views
cek disini

NEWS SIBU – Puluhan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Negeri Gorontalo (UNG) yang ditempatkan di Kecamatan Bonepantai, Kabupaten Bone Bolango, berhasil menciptakan empat aplikasi kebencanaan sebagai upaya mewujudkan Desa Sibu tangguh terhadap bencana pada tahun 2025. Inovasi ini menjadi langkah nyata mahasiswa dalam membantu masyarakat meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana alam.

Kedungboto - Kegiatan Pemerintah Desa bersama KKN UNNES Giat 12
Mahasiswa KKN UNG Ciptakan Empat Aplikasi Kebencanaan untuk Wujudkan Desa Sibu Tangguh Bencana

Empat Aplikasi Kebencanaan

Baca Juga : Bupati Ismet Akui NU Hanya Tumbuh Berkembang dan Maju Lewat Pengkaderan

Menurut Koordinator KKN UNG, aplikasi yang dikembangkan mencakup empat aspek utama kebencanaan, yakni:

  1. Aplikasi Peta Risiko Bencana – memuat data wilayah rawan longsor, banjir, dan gempa di Desa Sibu.

  2. Aplikasi Sistem Peringatan Dini (Early Warning System) – terhubung dengan perangkat sensor sederhana yang dapat memberi peringatan dini kepada warga.

  3. Aplikasi Edukasi Kebencanaan – berisi materi interaktif mengenai langkah evakuasi, pertolongan pertama, dan mitigasi bencana.

  4. Aplikasi Layanan Darurat – memudahkan warga melapor dan meminta bantuan cepat kepada tim tanggap darurat setempat.

Keempat aplikasi ini dapat diakses melalui gawai masyarakat dengan antarmuka sederhana sehingga mudah digunakan oleh semua kalangan.

Kolaborasi Mahasiswa dan Warga

Mahasiswa UNG melibatkan warga Desa Sibu sejak tahap perencanaan hingga uji coba aplikasi. Tujuannya agar inovasi yang dihasilkan sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Sejumlah pelatihan juga digelar untuk meningkatkan literasi digital warga sekaligus memperkenalkan teknologi kebencanaan tersebut.

“Dengan adanya aplikasi ini, warga Desa Sibu bisa lebih siap menghadapi bencana. Mahasiswa tidak hanya belajar, tetapi juga meninggalkan warisan teknologi yang bermanfaat bagi desa,” ujar Koordinator KKN.

Dukungan Pemerintah Daerah

Kepala Desa Sibu menyampaikan apresiasi tinggi atas kontribusi mahasiswa KKN UNG. Menurutnya, kehadiran aplikasi kebencanaan ini menjadi terobosan baru dalam meningkatkan kapasitas desa tangguh bencana.

“Selama ini kami hanya mengandalkan informasi manual jika terjadi bencana. Dengan adanya aplikasi ini, warga akan lebih cepat mendapatkan informasi, sekaligus tahu apa yang harus dilakukan,” jelasnya.

Pemerintah Kabupaten Bone Bolango juga berkomitmen untuk mendukung keberlanjutan aplikasi ini dengan menyediakan jaringan internet memadai dan melibatkan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dalam monitoring.

Penutup

Inovasi empat aplikasi kebencanaan karya mahasiswa KKN UNG menjadi bukti nyata bahwa kolaborasi pendidikan tinggi dengan masyarakat mampu memberikan dampak positif. Dengan langkah ini, Desa Sibu di Bonepantai semakin siap mewujudkan diri sebagai desa tangguh bencana pada 2025 dan di masa mendatang.

tokopedia

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No More Posts Available.

No more pages to load.