NEWS SIBU – Pemadaman listrik besar-besaran yang melanda sebagian wilayah Sabah, Malaysia, pada pertengahan September 2025 menimbulkan keresahan di kalangan masyarakat. Namun, sebuah kelompok konsumen setempat menyatakan bahwa gangguan tersebut dipicu oleh bencana alam, sehingga membutuhkan waktu bagi pihak berwenang untuk melakukan pemulihan penuh.

Kelompok tersebut mengimbau masyarakat untuk tetap bersabar dan memahami kondisi darurat ini, sembari menunggu langkah perbaikan yang sedang dilakukan oleh pihak penyedia listrik dan pemerintah.
Pemadaman Disebabkan Faktor Alam
Menurut penjelasan kelompok konsumen, pemadaman listrik tidak terjadi karena kelalaian teknis, melainkan akibat cuaca ekstrem dan tanah longsor yang merusak jaringan transmisi utama. Kondisi ini membuat aliran listrik ke sejumlah kawasan terganggu secara total.
“Kami memahami keresahan masyarakat. Namun, penyebab pemadaman adalah bencana alam yang di luar kendali manusia,” kata juru bicara kelompok konsumen tersebut.
Warga Diminta Bersabar dan Bijak Menggunakan Energi
Kelompok konsumen juga mengingatkan agar masyarakat tetap tenang dan bersabar menghadapi situasi ini. Mereka menyarankan warga untuk menghemat penggunaan listrik di wilayah yang sudah kembali normal, agar distribusi energi tetap stabil.
Selain itu, mereka juga mendorong warga untuk tidak mudah menyebarkan informasi yang belum terverifikasi di media sosial, karena dapat memperkeruh suasana.
Pemerintah Sabah Lakukan Pemulihan Bertahap
Pihak berwenang Sabah bersama penyedia listrik menyatakan bahwa tim teknis telah diterjunkan untuk memperbaiki infrastruktur yang terdampak. Pemulihan dilakukan secara bertahap dengan prioritas pada rumah sakit, fasilitas umum, serta kawasan pemukiman padat penduduk.
Meskipun demikian, proses perbaikan diperkirakan memakan waktu karena akses ke lokasi longsor cukup sulit.
Harapan Agar Sistem Energi Lebih Tangguh
Kelompok konsumen berharap insiden ini menjadi pelajaran penting bagi pemerintah untuk memperkuat sistem kelistrikan Sabah agar lebih tangguh menghadapi bencana. Pembangunan infrastruktur pendukung serta jalur cadangan energi dinilai krusial untuk mencegah pemadaman serupa di masa depan.
“Bencana alam memang tidak bisa diprediksi, tetapi kita bisa memperkuat kesiapan menghadapi dampaknya,” ujar perwakilan kelompok tersebut.
Dengan adanya imbauan ini, masyarakat Sabah diharapkan dapat memahami kondisi darurat dan mendukung upaya pemulihan yang sedang berjalan. Pemadaman listrik akibat bencana alam ini menjadi pengingat bahwa ketahanan energi sangat penting untuk menjamin kenyamanan dan keamanan masyarakat.










