, ,

Jaksa Perempuan Digital Hadapi Kejahatan Deepfake

by -1063 Views
cek disini

NEWS SIBU – Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid secara tegas mendorong Jaksa Perempuan Digital untuk tampil di garda depan dalam menghadapi kejahatan digital dan penyalahgunaan teknologi deepfake. Dorongan ini menegaskan peran strategis jaksa perempuan dalam menjaga keadilan di era transformasi digital yang semakin kompleks.

Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid.

Meutya Hafid menilai kejahatan digital berkembang sangat cepat dan menyasar berbagai lapisan masyarakat. Pelaku memanfaatkan teknologi kecerdasan buatan untuk membuat konten manipulatif, penipuan daring, hingga pencemaran nama baik. Oleh karena itu, negara membutuhkan aparat penegak hukum yang adaptif, responsif, dan memiliki perspektif perlindungan korban yang kuat. Dalam konteks ini. Digital dinilai memiliki keunggulan dalam pendekatan empatik sekaligus profesional.

Baca Juga : Menkomdigi Meutya Hafid Dorong Jaksa Perempuan jadi Garda Depan Hadapi Kejahatan Digital dan Deepfake

Menkomdigi menekankan pentingnya peningkatan kapasitas jaksa perempuan melalui pelatihan teknologi digital, literasi keamanan siber, dan pemahaman mendalam terkait deepfake. Pemerintah berkomitmen memperkuat kolaborasi antara Kementerian Komunikasi dan Digital dengan Kejaksaan untuk menghadirkan sistem penegakan hukum yang relevan dengan tantangan zaman.

Menurut Meutya Hafid, kejahatan deepfake tidak hanya mengancam individu, tetapi juga berpotensi merusak stabilitas sosial dan demokrasi. Oleh sebab itu, jaksa perempuan perlu mengambil peran aktif dalam penanganan kasus, penyusunan strategi penuntutan, serta edukasi publik. Langkah ini memperkuat kehadiran negara dalam melindungi masyarakat dari ancaman digital.

Kejaksaan menyambut positif dorongan tersebut dan menyatakan kesiapan memperkuat peran. Institusi ini terus meningkatkan kompetensi sumber daya manusia agar mampu menghadapi kejahatan siber yang semakin canggih. Sinergi lintas lembaga menjadi kunci dalam menciptakan sistem hukum yang adaptif.

Melalui penguatan peran jaksa. Pemerintah berharap penegakan hukum di ruang digital berjalan lebih efektif. Kehadiran  perempuan di garda depan diharapkan mampu memberikan rasa aman, keadilan, dan perlindungan maksimal bagi masyarakat di era.

tokopedia

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No More Posts Available.

No more pages to load.