, ,

Bupati Ketapang Alexander Wilyo Resmikan Pembangunan Jalan Pelang–Kepuluk Menuju Sibu dengan Paku Bumi Pertama

by -1488 Views
cek disini

NEWS SIBU – Pembangunan Jalan Pelang–Kepuluk yang menghubungkan Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat, menuju perbatasan Sarawak dan daerah Sibu, resmi dimulai. Bupati Ketapang Alexander Wilyo menancapkan paku bumi pertama sebagai tanda dimulainya proyek strategis ini pada Selasa (12/8/2025).

Bupati Ketapang Launching Perbaikan Ruas Jalan Pelang - Kepuluk -  KalbarOnline.Com
Bupati Ketapang Alexander Wilyo Resmikan Pembangunan Jalan Pelang–Kepuluk Menuju Sibu dengan Paku Bumi Pertama

Jalan Pelang–Kepuluk menjadi salah satu akses darat penting yang akan membuka konektivitas ekonomi antara wilayah Ketapang dan Malaysia, khususnya ke Sibu. Dengan adanya jalur ini, distribusi barang dan mobilitas masyarakat diharapkan menjadi lebih cepat, murah, dan efisien.

Baca Juga : Pendekar Wira Utama Sekaligus Bupati ketapang Alexander Wilyo Resmi Buka Festival Pencak Silat Tradisional 2025 di Tanjungpura

“Ini adalah langkah nyata untuk mewujudkan Ketapang yang lebih maju dan terbuka. Jalan ini akan menjadi urat nadi perdagangan dan transportasi lintas batas,” ujar Alexander Wilyo dalam sambutannya.

Dorong Pertumbuhan Ekonomi dan Pariwisata

Pembangunan jalan ini diproyeksikan memberikan dampak positif pada sektor perdagangan, pertanian, hingga pariwisata. Dengan jarak tempuh yang lebih singkat ke perbatasan, pelaku usaha dapat menghemat biaya logistik, sementara masyarakat akan lebih mudah mengakses pasar dan layanan di kedua wilayah.

Bupati Alexander menyebut, ke depan, jalur ini juga akan menjadi pintu masuk bagi wisatawan Malaysia menuju destinasi unggulan Ketapang seperti Pantai Pulau Datok, Taman Nasional Gunung Palung, hingga wisata kuliner khas daerah.

Proyek Strategis Berskala Besar

Jalan Pelang–Kepuluk akan dibangun dengan standar jalan provinsi dan didesain mampu menampung kendaraan berat. Pemerintah Kabupaten Ketapang bekerja sama dengan Pemerintah Provinsi Kalbar dan dukungan pemerintah pusat dalam pendanaan serta pengawasan proyek.

“Pekerjaan ini akan dilakukan bertahap, dengan prioritas pada titik yang selama ini menjadi hambatan mobilitas warga. Kita pastikan pengerjaan mengikuti standar kualitas yang baik,” tambah Alexander.

Manfaat Langsung bagi Warga

Masyarakat sekitar menyambut baik pembangunan ini. Selama ini, jalur darat dari Pelang ke Kepuluk kerap mengalami kerusakan parah saat musim hujan, menghambat distribusi hasil perkebunan seperti kelapa sawit, karet, dan hasil hutan lainnya.

Dengan perbaikan infrastruktur ini, hasil pertanian dan perkebunan akan lebih cepat sampai ke pasar, sehingga petani dan pelaku usaha bisa memperoleh harga yang lebih menguntungkan.

Konektivitas Lintas Batas yang Lebih Kuat

Selain meningkatkan ekonomi lokal, pembangunan Jalan Pelang–Kepuluk diharapkan memperkuat hubungan sosial-budaya antara masyarakat perbatasan Indonesia dan Malaysia. Jalur ini akan menjadi alternatif baru untuk perdagangan dan kegiatan sosial, termasuk event budaya lintas negara.

“Kita tidak hanya membangun jalan, tapi juga membangun masa depan Ketapang yang terkoneksi dengan baik, hingga ke mancanegara,” tegas Bupati Alexander.

Pemerintah daerah menargetkan tahap awal pembangunan selesai pada akhir 2026, sehingga manfaatnya bisa segera dirasakan oleh masyarakat.

tokopedia

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No More Posts Available.

No more pages to load.