, ,

Bertandang ke Rumah Panjang Suku Iban di Sibu Sarawak: 28 Pintu, Tuak & Ulat Sagu Disuguhkan

by -1208 Views
cek disini

News Sibu Menelusuri lorong-rerong rumah panjang suku Iban di Sibu adalah pengalaman budaya yang mendalam, terutama ketika menyaksikan rumah panjang yang memiliki 28 pintu—masing-masing mewakili hunian satu keluarga, dan disambut dengan kehangatan tuak serta hidangan unik ulat sagu.

Bertandang ke Rumah Panjang Suku Iban di Sibu Sarawak yang Miliki 28 Pintu,  Disuguhi Tuak dan Ulat Sagu - Lifestyle Liputan6.com
Bertandang ke Rumah Panjang Suku Iban di Sibu Sarawak: 28 Pintu, Tuak & Ulat Sagu Disuguhkan

Arsitektur Rumah Panjang Iban: Identitas Komunitas

Baca Juga : Ketua Komisi III Soal Tunjangan Perumahan Anggota DPR: Jangan Tanya Saya

Rumah panjang (longhouse) Iban menjadi pusat komunitas — satu rangkaian ruang keluarga yang disusun memanjang, membentuk struktur kompleks yang menjunjung kebersamaan dan kekuatan sosial
Suatu longhouse di Sibu memiliki sekitar 28 pintu, artinya ada sekitar 28 unit keluarga yang tinggal bersama di bawah satu atap—mencerminkan konsep hidup komunal khas Iban

Sambutan Tradisional: Tuak & Ulat Sagu

Begitu memasuki rumah panjang, tamu biasanya disambut dengan tuak, minuman fermentasi beras ketan yang menjadi simbol keramahan dan penghormatan dalam budaya Iban
Tak ketinggalan adalah ulat sagu, hidangan lokal yang kaya nilai budaya—menjadi pelengkap dalam jamuan adat yang semakin menambah keotentikan pengalaman warga maupun wisatawan.

Kehidupan Komunal dan Peran Tuai Rumah

Setiap rumah panjang memiliki pemimpin komunitas, yang dikenal sebagai Tuai Rumah. Ia menjadi pusat pengambil keputusan, penengah perselisihan, serta penjaga adat rumah panjang
Kehidupan sehari-hari terjadi di ruai. Koridor terbuka tempat aktivitas sosial berlangsung—dari diskusi sehari-hari hingga perayaan adat dan pengambilan keputusan kolektif

Warisan Budaya dan Pariwisata Berkelanjutan

Budaya Iban, termasuk rumah panjang, tari Ngajat, dan kain tradisional Pua Kumbu. Menjadi daya tarik budaya yang mendasar bagi pariwisata budaya di Sarawak. 
Para pengunjung seperti fotografer dan turis budaya sering mengadakan sesi dokumentasi di longhouse. Diperkenalkan pada kehidupan komunal asli sekaligus menikmati kuliner tradisional seperti tuak dan ulat sagu

tokopedia

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No More Posts Available.

No more pages to load.