NEWS SIBU – Pemerintah Negara Bagian Sabah, Malaysia, menargetkan pemasangan lampu jalan tenaga surya (solar street light) akan selesai pada Oktober 2025. Program ini menjadi bagian dari upaya pemerintah mendorong penggunaan energi hijau sekaligus meningkatkan kualitas infrastruktur penerangan di kawasan perkotaan maupun pedesaan.

Proyek Penerangan Jalan Solar di Sabah
Baca Juga : Dua penagih ditahan positif syabu di Sandakan
Pemasangan lampu jalan tenaga surya ini dilaksanakan secara bertahap di beberapa daerah, dengan fokus pada kawasan yang sebelumnya minim penerangan. Lampu berbasis energi matahari dipilih karena lebih hemat biaya, ramah lingkungan, dan tidak tergantung pada jaringan listrik konvensional.
Menteri Pembangunan Infrastruktur Sabah menyatakan bahwa proyek ini merupakan langkah nyata mendukung agenda nasional transisi energi bersih. “Lampu jalan solar akan meningkatkan keselamatan pengguna jalan sekaligus memperkuat komitmen Sabah terhadap pembangunan berkelanjutan,” katanya.
Target Rampung Oktober 2025
Hingga awal September 2025, progres proyek disebut telah mencapai lebih dari 70 persen. Proses pemasangan mencakup pembangunan tiang, panel surya, sistem penyimpanan energi dengan baterai, serta uji coba jaringan.
Jika sesuai rencana, seluruh lampu jalan solar akan beroperasi optimal mulai Oktober mendatang. Warga pun dapat menikmati fasilitas penerangan yang lebih baik, terutama di jalan utama dan kawasan pemukiman.
Manfaat Penerangan Tenaga Surya bagi Warga
Hadirnya lampu jalan solar memberikan manfaat besar bagi masyarakat Sabah. Selain meningkatkan kenyamanan dan keamanan di malam hari, penerangan juga akan mendukung kegiatan ekonomi masyarakat yang berlangsung hingga larut malam.
“Selama ini banyak jalan gelap dan rawan kecelakaan. Kami berharap lampu solar ini benar-benar bisa membantu aktivitas warga,” ujar Rahim, warga pedalaman Sabah.
Selain itu, penggunaan energi terbarukan juga akan mengurangi beban biaya listrik jangka panjang pemerintah daerah.
Dukungan Pemerintah dan Sektor Swasta
Program lampu jalan solar ini didukung penuh oleh pemerintah negara bagian, dengan pembiayaan sebagian berasal dari alokasi anggaran pembangunan infrastruktur, serta kolaborasi dengan sektor swasta.
Pemerintah Sabah juga menggandeng perusahaan teknologi energi untuk memastikan sistem yang dipasang tahan lama, mudah dirawat, dan sesuai standar internasional.
Harapan Keberlanjutan Energi Hijau di Sabah
Setelah proyek tahap pertama rampung, pemerintah berencana memperluas program ke lebih banyak kawasan pedesaan dan jalan perbatasan yang masih minim penerangan.
“Penerangan jalan solar ini bukan hanya soal infrastruktur, tetapi simbol komitmen Sabah menuju energi bersih,” tegas Menteri Pembangunan Infrastruktur Sabah.









