NEWS SIBU — Pemerintah Malaysia memastikan tetap mengundang mantan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, dalam gelaran Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ke-47 ASEAN yang dijadwalkan berlangsung di Kuala Lumpur pada akhir tahun 2025. Keputusan ini menjadi sorotan internasional karena berbeda dengan tradisi sebelumnya yang umumnya hanya melibatkan kepala pemerintahan aktif.

Alasan Malaysia Undang Trump
Menteri Luar Negeri Malaysia menjelaskan bahwa undangan terhadap Trump didasarkan pada pertimbangan strategis. dianggap masih memiliki pengaruh kuat di kancah geopolitik global dan keterlibatannya diharapkan dapat membuka ruang dialog baru, terutama terkait isu ekonomi dan keamanan kawasan.
Baca Juga : Malaysia desak reformasi veto Dewan Keamaman PBB
“ASEAN adalah forum inklusif. Kehadiran tokoh berpengaruh seperti Donald Trump diharapkan bisa memperkaya diskusi, meskipun beliau tidak lagi menjabat sebagai presiden,” ujar Menlu Malaysia.
Reaksi ASEAN dan Komunitas Internasional
Keputusan Malaysia ini memunculkan beragam respons. Beberapa negara anggota ASEAN menilai langkah tersebut cukup progresif, sementara sebagian lainnya mengingatkan agar forum tidak dimanfaatkan untuk kepentingan politik tertentu.
Pengamat hubungan internasional menilai kehadiran Trump bisa memberi dinamika berbeda dalam diskusi, terutama terkait kebijakan Amerika Serikat di Asia-Pasifik, investasi, serta isu Laut Cina Selatan.
Fokus KTT ke-47 ASEAN
KTT ASEAN ke-47 dijadwalkan membahas sejumlah isu penting, mulai dari ketahanan ekonomi kawasan, transisi energi hijau, hingga keamanan regional. Malaysia sebagai tuan rumah berupaya menghadirkan forum yang lebih inklusif, terbuka, dan solutif terhadap tantangan global.
Harapan Malaysia
Pemerintah Malaysia berharap KTT ke-47 ASEAN menjadi momentum memperkuat solidaritas antarnegara Asia Tenggara sekaligus memperluas jejaring internasional. Kehadiran tokoh-tokoh dunia, termasuk Donald Trump, dipandang sebagai bagian dari strategi diplomasi terbuka Malaysia untuk memperkokoh posisi ASEAN di kancah global.









