, , , , ,

Curhatan Kepsek di Perbatasan RI-Malaysia: Berburu Murid di Malaysia, Cari Seragam Bekas di Sebatik

by -332 Views
cek disini

Relawan Jagat Literasi Kompas.com memberikan materi ajar kepada anak anak MI Darul.Furqon, Sebatik Tengah, Nunukan, Kaltara, Rabu (13/8/2025).

Sebatik, Kalimantan Utara – Kehidupan pendidikan di wilayah perbatasan Indonesia–Malaysia menyimpan kisah yang jarang terdengar. Salah satunya datang dari seorang kepala sekolah di Sebatik yang mengungkapkan perjuangan beratnya untuk mempertahankan jumlah murid serta memberikan fasilitas pendidikan layak.

Berburu Murid hingga ke Malaysia

Kepala sekolah mengaku sering harus menyeberang hingga ke wilayah Malaysia untuk membujuk para orang tua agar menyekolahkan anak-anak mereka di sekolah Indonesia. Menurutnya, banyak anak di perbatasan lebih memilih sekolah di Malaysia karena fasilitas dianggap lebih baik.

“Kami tidak menyerah, demi masa depan anak-anak bangsa. Kadang saya harus datang langsung ke rumah warga di seberang untuk menjelaskan betapa pentingnya pendidikan di sekolah Indonesia,” ungkapnya.

Seragam Bekas Jadi Solusi

Kondisi ekonomi masyarakat perbatasan juga membuat pihak sekolah harus mencari alternatif untuk kebutuhan siswa. Salah satunya dengan mengumpulkan seragam bekas dari para alumni dan masyarakat sekitar Sebatik. Seragam itu kemudian dibagikan kepada murid yang kurang mampu.

“Kalau menunggu seragam baru, banyak yang tidak sanggup beli. Jadi kami inisiatif kumpulkan seragam bekas agar anak-anak tetap bisa belajar dengan percaya diri,” jelas sang kepala sekolah.

Baca Juga :

MATTA Fair 2025 dan Festival Budaya Borneo Angkat Pariwisata Sibu Malaysia ke Level Dunia

Harapan untuk Perhatian Pemerintah

Kepala sekolah berharap agar pemerintah pusat maupun daerah lebih memperhatikan kondisi pendidikan di perbatasan. Menurutnya, fasilitas sekolah yang memadai dan dukungan untuk kesejahteraan guru akan sangat membantu meningkatkan kualitas pendidikan di kawasan strategis tersebut.

“Kami bukan hanya mendidik, tapi juga menjaga merah putih tetap berkibar di perbatasan. Pendidikan adalah garda depan menjaga NKRI,” tegasnya.

Kategori: Pendidikan, Kalimantan Utara, Perbatasan

Tag: Sebatik, Perbatasan RI-Malaysia, Kepala Sekolah, Pendidikan Perbatasan, Seragam Bekas, Murid Perbatasan

 

tokopedia

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No More Posts Available.

No more pages to load.