NEWS SIBU – Banjir besar yang melanda sejumlah wilayah di Malaysia terus meluas sejak awal pekan ini. Curah hujan ekstrem membuat beberapa kawasan di Johor, Pahang, Terengganu, hingga Selangor mengalami genangan parah dan arus deras. Pemerintah Indonesia melalui Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Kuala Lumpur mengimbau seluruh Warga Negara Indonesia (WNI) yang terdampak untuk segera melapor demi mendapatkan bantuan dan pendataan resmi.

Situasi Banjir Kian Meningkat
Hujan tanpa henti selama beberapa hari terakhir menyebabkan sungai-sungai utama di Malaysia meluap. Otoritas setempat mencatat ribuan warga harus mengungsi ke pusat-pusat sementara. Beberapa jalan raya ditutup karena tidak dapat dilalui, sementara layanan transportasi publik di sejumlah daerah mengalami gangguan.
Baca Juga : Hari Guru 2025: Kemendikdasmen dan Polri Bersinergi untuk Lindungi Guru dari Masalah Hukum
Kondisi ini tidak hanya berdampak pada warga lokal, tetapi juga ribuan pekerja migran asal Indonesia yang tinggal dan bekerja di wilayah rawan banjir. Air yang cepat naik membuat sebagian WNI kesulitan menyelamatkan dokumen penting maupun barang-barang pribadi.
Imbauan Resmi dari KBRI Kuala Lumpur
KBRI Kuala Lumpur dalam pernyataan resminya meminta WNI untuk tetap waspada dan mengikuti arahan otoritas Malaysia. Bagi mereka yang terdampak langsung, KBRI membuka kanal komunikasi darurat untuk pelaporan.
“Kami mengimbau seluruh WNI, terutama yang berada di daerah dengan peringatan banjir, untuk segera menghubungi KBRI jika membutuhkan bantuan, tempat aman, atau informasi terkini,” demikian pernyataan resmi KBRI.
KBRI juga memperkuat koordinasi dengan Kementerian Luar Negeri RI serta pihak berwenang Malaysia untuk memastikan keselamatan para WNI, termasuk memantau pusat pengungsian yang menampung pekerja asal Indonesia.
Nomor Hotline dan Bantuan Darurat
Untuk mempermudah akses informasi, KBRI menyediakan beberapa nomor hotline yang aktif 24 jam. WNI dapat melaporkan:
-
Lokasi mereka saat ini
-
Kondisi lingkungan sekitar
-
Apakah memerlukan evakuasi
-
Kehilangan dokumen penting
-
Kondisi keluarga atau rekan yang belum terhubung
Selain itu, tim perlindungan WNI telah disiagakan untuk turun langsung ke lokasi-lokasi terdampak apabila situasi memungkinkan.
Kesiapsiagaan dan Antisipasi Lanjutan
Otoritas Malaysia memperingatkan bahwa hujan lebat diprediksi masih terjadi dalam beberapa hari ke depan. KBRI mengingatkan WNI agar menghindari perjalanan di area rawan banjir, memperhatikan peringatan cuaca, serta menyiapkan tas darurat berisi identitas, obat-obatan, dan kebutuhan penting.
Pemerintah Indonesia menegaskan komitmennya untuk memastikan perlindungan maksimal bagi WNI di luar negeri, terutama pada situasi darurat seperti bencana hidrometeorologi. Meluasnya banjir di Malaysia menjadi pengingat penting tentang perlunya kesiapsiagaan serta komunikasi aktif antara WNI dan perwakilan RI.
KBRI menutup seruannya dengan meminta WNI tetap tenang, berhati-hati, dan segera menghubungi pihak kedutaan jika membutuhkan pertolongan.









