NEWS SIBU — Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) RI menyerukan kepada para pelajar Indonesia di luar negeri untuk mengambil peran strategis dalam memperkuat pondasi menuju Indonesia Emas 2045. Ajakan itu disampaikan dalam agenda dialog kebangsaan bersama mahasiswa diaspora yang digelar secara hybrid dan diikuti ratusan peserta dari berbagai negara.

Dalam kesempatan tersebut, Kepala BNN menegaskan bahwa pelajar Indonesia di luar negeri bukan hanya aset pengetahuan, tetapi juga duta nilai-nilai bangsa. “Kalian adalah wajah Indonesia di dunia internasional. Ilmu, jejaring, dan pengalaman global yang kalian peroleh adalah modal penting untuk membangun Indonesia yang maju, sehat, dan berdaya saing tinggi pada 2045,” ujarnya.
Baca Juga : Pimpinan Tripartit Nasional: Kinerja BNN dukung Indonesia Emas 2045
Pelajar Diaspora Dianggap Punya Peran Vital
Ia menjelaskan bahwa visi Indonesia Emas hanya dapat dicapai apabila generasi muda memiliki karakter kuat dan ketahanan terhadap berbagai ancaman global, termasuk bahaya narkotika. Menurutnya, penyalahgunaan narkoba tidak mengenal batas negara, sehingga diperlukan generasi yang memiliki kesadaran dan ketangguhan moral.
“Ancaman narkoba adalah musuh bersama. Kita membutuhkan generasi yang bersih, sehat, dan produktif. Pelajar di luar negeri harus menjadi contoh dan agen perubahan, baik untuk masyarakat Indonesia di perantauan maupun saat kembali ke tanah air,” tegasnya.
Data BNN menunjukkan bahwa tren peredaran gelap narkotika mulai memanfaatkan jalur internasional dan ruang digital, sehingga penting bagi pelajar diaspora untuk paham risiko serta berperan dalam menyebarkan edukasi pencegahan. Kepala BNN juga menyampaikan bahwa pelajar di luar negeri dapat berkontribusi tidak hanya melalui advokasi, tetapi juga dengan pengembangan riset dan inovasi dalam bidang kesehatan, teknologi pemantauan narkotika, hingga kebijakan publik.
Perluas Jaringan, Kembangkan Kompetensi
Dalam forum tersebut, mahasiswa Indonesia dari Eropa, Timur Tengah, Asia, dan Australia turut berdialog mengenai tantangan global yang mereka hadapi. Kepala BNN mendorong agar mereka membangun jejaring akademik dan profesional di negara tempat mereka belajar.
“Jejaring internasional sangat dibutuhkan untuk membuka peluang kolaborasi riset, pertukaran teknologi, serta inovasi yang dapat membantu pemerintah dalam memperkuat ketahanan nasional,” tuturnya.
Ia juga meminta agar pelajar Indonesia di luar negeri terus menjaga integritas dan menjauhi aktivitas ilegal yang dapat mencoreng nama baik bangsa.
Komitmen BNN Menyambut Generasi 2045
Menutup dialog, Kepala BNN menyampaikan bahwa pihaknya siap bekerja sama dengan komunitas pelajar diaspora untuk memperkuat program P4GN (Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan, dan Peredaran Gelap Narkoba). BNN juga mengajak para mahasiswa untuk terlibat dalam kampanye digital anti-narkoba serta program relawan edukasi.
“Indonesia Emas bukan hanya slogan. Ini adalah perjalanan panjang yang memerlukan kontribusi seluruh anak bangsa, termasuk yang berada di luar negeri. Kalian adalah bagian penting dari masa depan itu,” pungkasnya.









